Cara Mengikis Rasa Takut
Setiap manusia dianugrahi rasa yang berpasang - pasangan oleh sang pencipta. Rasa takut dan berani, rasa senang dan sedih, rasa semangat dan malas. Kali ini topik pembahasan yang ingin saya tulis di blog pertama saya adalah tentang Cara Mengikis Rasa Takut
Saya pernah mendengar kata-kata bijak yang bunyinya seperti ini
Sering kali diantara kita mengabaikan rasa takut dengan melakukan hal - hal yang tidak kita sadari bahwa hal tersebut menambah rasa ketakutan. Seperti menghindar, mengabaikan dan hanya memikirkan rasa takut tanpa ada aksi. Rasa takut dalam diri kita tidak malah membaik tapi justru bertambah dan tentunya ini akan mempengaruhi kinerja kita. Berikut beberapa point yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa takut.
1. Kenali Rasa Takut Pada Dirimu
Hal ini adalah hal pertama yang sering kali kita abaikan, karena kita terlalu fokus pada ketakutan yang akan kita hadapi. Pada tahap ini luwangkan waktu sejenak untuk menyendiri, berjalan - jalanlah diruang terbuka dan bersikaplah tenang. Mulailah dengan menguraikan sebagian kecil dari rasa takut mu. Contohnya : saya sangat takut keluar dari zona nyaman, setelah lulus kuliah saya merasa memiliki tanggung jawab yang besar yaitu bekerja, mungkin sebagian orang merasa ini hal sepele dan semua orang melaluinya. Tapi hal ini bukan hal sepele bagi orang - orang yang takut seperti saya. Saya takut apakah saya bisa bekerja atau tidak, apakah kinerja saya baik atau tidak. Hal pertama yang saya lakukan adalah saya bertanya pada diri saya apa yang saya sukai, saya menyukai hal-hal tentang data. Setelah saya tahu apa yang saya mau saya membuat peta konsep apa yang harus saya lakukan. Dengan membuat peta konsep gambaran saya yang tadinya abu-abu mulai tertata dan mengetahui langkah mana yang harus saya ambil.
2. Berteman Dengan Rasa Takut
Rasa takut yang datang janganlah diabaikan tapi terimalah. Sadarkan pada diri anda bahwa rasa takut itu sedang menghampiri saya dan saya mencoba untuk menerimanya. Banyak orang yang bilang "Saya tidak takut,Saya pasti bisa", kata - kata ini untuk sebagian orang bekerja tapi kadang juga tidak. Mulai sekarang ganti dengan kata-kata "Coba saja dulu" atau "Mulai saja dulu". Tentunya kata ini akan lebih membuat diri kita tenang.
3. Perbaiki Hubungan Kita dengan Sang Pencipta
Terkadang manusia itu lalai bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan kita tidak lepas dari campur tangan sang pencipta. Ketika kita dihadapkan dengan persoalan yang sulit, yang pertama kita cari adalah pertolongan dari manusia. Bagi kalian yang masih mengandalkan bantuan dari manusia, cobalah mulai sekarang andalkan sang pencipta dulu untuk membantu kalian. Larilah ke sang pencipta kalian, adukan semua keluh kesah kalian dan yakinkan dalam diri kalian bahwa sang pencipta akan selalu membantu kalian.
Ketiga hal diatas adalah langkah - langkah yang saya lakukan untuk menghadapi rasa takut. Bersikap tenang, mendekatkan diri dengan sang pencipta adalah kuncinya. Dengan bersikap tenang semua akan dapat dilalui. Teruslah berjalan beriringan dengan rasa takut yang menghampiri kalian. Ini bukan saya menyuruh kalian untuk terus takut tapi saya menyuruh kalian untuk menerima rasa takut.
Jangan lupa bersyukur hari ini...
Saya pernah mendengar kata-kata bijak yang bunyinya seperti ini
"Takut adalah hal yang manusiawi, Tapi bersikap tenang adalah pilihan"
sumber : https://www.youtube.com/channel/UCRPWx7xrHni4v31AkXE16FgSering kali diantara kita mengabaikan rasa takut dengan melakukan hal - hal yang tidak kita sadari bahwa hal tersebut menambah rasa ketakutan. Seperti menghindar, mengabaikan dan hanya memikirkan rasa takut tanpa ada aksi. Rasa takut dalam diri kita tidak malah membaik tapi justru bertambah dan tentunya ini akan mempengaruhi kinerja kita. Berikut beberapa point yang dapat dilakukan untuk mengurangi rasa takut.
1. Kenali Rasa Takut Pada Dirimu
Hal ini adalah hal pertama yang sering kali kita abaikan, karena kita terlalu fokus pada ketakutan yang akan kita hadapi. Pada tahap ini luwangkan waktu sejenak untuk menyendiri, berjalan - jalanlah diruang terbuka dan bersikaplah tenang. Mulailah dengan menguraikan sebagian kecil dari rasa takut mu. Contohnya : saya sangat takut keluar dari zona nyaman, setelah lulus kuliah saya merasa memiliki tanggung jawab yang besar yaitu bekerja, mungkin sebagian orang merasa ini hal sepele dan semua orang melaluinya. Tapi hal ini bukan hal sepele bagi orang - orang yang takut seperti saya. Saya takut apakah saya bisa bekerja atau tidak, apakah kinerja saya baik atau tidak. Hal pertama yang saya lakukan adalah saya bertanya pada diri saya apa yang saya sukai, saya menyukai hal-hal tentang data. Setelah saya tahu apa yang saya mau saya membuat peta konsep apa yang harus saya lakukan. Dengan membuat peta konsep gambaran saya yang tadinya abu-abu mulai tertata dan mengetahui langkah mana yang harus saya ambil.
2. Berteman Dengan Rasa Takut
Rasa takut yang datang janganlah diabaikan tapi terimalah. Sadarkan pada diri anda bahwa rasa takut itu sedang menghampiri saya dan saya mencoba untuk menerimanya. Banyak orang yang bilang "Saya tidak takut,Saya pasti bisa", kata - kata ini untuk sebagian orang bekerja tapi kadang juga tidak. Mulai sekarang ganti dengan kata-kata "Coba saja dulu" atau "Mulai saja dulu". Tentunya kata ini akan lebih membuat diri kita tenang.
3. Perbaiki Hubungan Kita dengan Sang Pencipta
Terkadang manusia itu lalai bahwa apa yang terjadi dalam kehidupan kita tidak lepas dari campur tangan sang pencipta. Ketika kita dihadapkan dengan persoalan yang sulit, yang pertama kita cari adalah pertolongan dari manusia. Bagi kalian yang masih mengandalkan bantuan dari manusia, cobalah mulai sekarang andalkan sang pencipta dulu untuk membantu kalian. Larilah ke sang pencipta kalian, adukan semua keluh kesah kalian dan yakinkan dalam diri kalian bahwa sang pencipta akan selalu membantu kalian.
Ketiga hal diatas adalah langkah - langkah yang saya lakukan untuk menghadapi rasa takut. Bersikap tenang, mendekatkan diri dengan sang pencipta adalah kuncinya. Dengan bersikap tenang semua akan dapat dilalui. Teruslah berjalan beriringan dengan rasa takut yang menghampiri kalian. Ini bukan saya menyuruh kalian untuk terus takut tapi saya menyuruh kalian untuk menerima rasa takut.
Jangan lupa bersyukur hari ini...

Komentar
Posting Komentar